Senin, 29 Desember 2014

Where your CHRISTMAS spirit boy ? *front of mirror*

Natal bagi saya adalah memaafkan, mengampuni, berbagi, dan memberi.

dua hari menjelang natal merupakan hari dimana saya dilahirkan di dunia ini, entah ekspektasi saya yang terlalu tinggi atau bagaimana saya sangat berharap waktu itu untuk ada sesuatu yang istimewa terjadi :' dihari selanjutnya memang sesuatu yang istimewa itu terjadi namun, seakan ada yang kurang dari semua itu.....

ya semakin ke sini saya merasa iri, saya merasa hello temen macem apa sih lo ? yang ulang tahun lo yang sibuk posting gue, giliran gue ga ada yang posting sedikit kecewa sih sumpah ga ada yang upload sama sekali, giliraan birthday yang lain aja buru-buru upload ga tau lagi deh gimana. namun, di sisi lain harusnya saya ga boleh seperti itu toh tanpa di upload pun moment saya yang sangat berharga itu membekas di hati kok :) saya senang mereka ingat saya sudah merasa sangat senang mereka ingat saya, walau ga ada apa-apa ga dikasih apa-apa yang jelas saya mau berbagi sama mereka suatu hari selanjutnya ....

SEMUANYA GAPAPA SAYA MAU BERBAGI SAMA KALIAN NANTI !!

Misa Malam Natal entah kenapa saya begitu ingin untuk duduk di deretan terdepan di dalam Gereja dari luar saya sudah marah-marah sama orang yang berusaha untuk mendorong saya menjauhkan saya dari pintu masuk Gereja, entah kenapa saat sudah di dalam saya egois sekali ga mau ngalah akhirnya saya dapet hikmah tuh saya mau duduk di tempat yang masih bisa ditempatin satu orang tapi saya diusir dari situ dan saya harus meminta maaf dan berterimakasih kepada beliau yang seperti itu karena itu menyadarkan saya aka makna Natal sesungguhnya ialah mengimani Kristus tanpa harus bermegah-megahan, bermewah-mewahan, yang penting di sini adalah hati kita untuk siap menyambut Kristus sendiri dalam kehidupan, Sang juruselamat saja Kristus Yesus dilahirkan di palungan di gua para gembala mengamankan ternak mereka dan bahkan ditolak pemilik penginapan betapa sederhananya Ia datang ke dunia ini, sedang saya menuntut kemewahan dan kemegahan dalam hidup. dimanapun dan kapanpun asal hati kita tertuju dan terpusat pada-Nya Ia tahu dan Ia datang di dalam hati kita, terima Dia dan berbagilah .............



Ini saatnnya saya untuk Berbagi dan Memberi bukan untuk menuntut bukan untuk menerima tapi untuk bisa TULUS /................................



Tidak ada komentar:

Posting Komentar