Minggu, 06 November 2016

FAST QUESTION : DILUPAKAN ATAU MELUPAKAN ??

kalau dari pribadi saya sendiri lebih baik saya dilupakan daripada saya melupakan karena menurut saya melupakan itu berarti menyakiti dua hati yaitu hati saya dan hati orang yang saya lupakan sedang jika dilupakan berarti yang merasakan sakit adalah diri kita sendiri dan saya bangga jika saya bisa merasakan sakit itu karena itu adalah wujud dari ketulusan, dilupakan barulah saya akan melupakan semua yang telah terjadi karena dengan dilupakan kemudian melupakan itulah yang paling berat karena belajar mengikhlaskan.

dilupakan dan melupakan menurut saya adalah pelajaran tulus dan ikhlas versi sedih.

Senin, 28 September 2015

AKU TIDAK MEMAAFKAN

AKU TIDAK MEMAAFKAN

Luka adalah setiap goresan
Luka adalah setiap kepedihan
Luka adalah setiap sakit
Bagaimana caranya
Secarik kertas putih yang telah kau remas akan kembali sempurna
Bagaimana caranya
Sebilah kayu yang kau paku bisa kembali utuh
Bagaimana caranya
Abu kembali menjadi arang
Setiap luka belum tentu sembuh total
Sakit selalu dirasakan
Menghantui tiap malam
Berjalan mengitari kekosongan ruang
Menerkam diri dalam duka
Jatuh
Terpuruk
Banjir air mata
Mungkin bisa sembuh
Tapi akankah kembali menjadi sempurna
Tidak
Semua tidak akan kembali sempurna
Guci yang retak tak akan utuh
Retakan itu akan tetap ada selamanya
Menghiasi guci itu
Aku tidak memaafkan
Aku tidak memaafkan
Aku tidak memaafkan
Api yang berkobar kini tak bisa padam
Tidak akan ada api yang mampu membakarku
Akulah api itu
Sekali percikan saja maka semua akan hancur
Karena
Aku tidak memaafkan
Setiap goresan kecil ini
Setiap sayatan kecil ini
Akan berubah menjadi angin
Angin yang berpadu
Dan badai akan meluluh lantakan
Setiap kalian yang membuat goresan ini
Aku akan meracuni setiap tarikan nafas kalian
Aku tidak memaafkan
Kalian memberi garam pada lukaku
Saat kalian terluka kalian akan tenggelam di lautan garam
Darah yang menetes dari lukaku
Itu adalah lautan yang akan menenggelamkan kalian
Aku tidak memaafkan
Setiap luka ada harganya
Setiap darah ada harganya
Dan kalian yang memupuk akan menuai
Hanguslah kalian
Binasa kalian
Aku tidak memaafkan!!!!

NB : post ini harusnya di terbitkan 26 september lalu untuk mengingatkan saya pada hari dimana saya melakukan segala sesuatu dengan ikhlas tapi saya dianggap hanya angin lewat, ini khusus untuk seseorang yang telah membuat saya mendendam pada persahabatan itu sendiri arti percaya dan melengkapi bahkan sempat hilang dari hidup saya. Kenapa orang yang membuat tembok penghalang dendam saya runtuh harus datang dan mampir di hidup saya ? Di sini saya mendendam untuk membuat dia mendapat KARMA nya dimana ia membuat luka pada rasa persahabatan maka ia harus tenggelam dalam air mata itu. Sahabat yang mengkhianati, saya sudah menganggap dia tiada.

Rabu, 23 September 2015

HARD

When i have something to tell
But it can't be explained to anyone
Seems like my tongue paralyzed
Seems like i heard a loud scream
But i can't respond that
Like there's a big wall between
Hard to breath
Paralyzed in dreams
Paralyzed in sleep
Paralyzed anywhere
Hard to look straight
Weavy to take a step
It's a hard word
It's a very complicated means
Heart stop beating
NO birds can fly when his fur falling down
URGENT BUT NOTHING

Senin, 17 Agustus 2015

NKRI 70

DIRGAHAYU NEGERIKU, INDONESIA

Hari demi hari berlalu
Masa sulit datang dan pergi
Perjuangan dengan ribuan darah tertumpah
Air mata yang tiada henti menyemangati
Melepas putra ke medan laga
Pilu terisak tatkala hanya nama yang pulang
Pahlawan beristirahatlah sekarang
Perjuanganmu dulu bukan sekarang
Pahlawan hari ini puncak kemenangan Tanah Air
Puncak kemenangan pertiwi ini
17 Agustus 70 tahun silam
Kemenangan pertiwi dikumandangkan
Jam 9 pagi di pegangsaan timur 56
Soekarno dengan bangganya
Setelah semalaman meracik naskah
Setelah semalaman fatmawati menjahit pusaka
Pagi itu di seluruh penjuru Negeri ku
Memekik MERDEKA !! MERDEKA!! MERDEKA !!
Tepat saat PROKLAMASI usai dikumandangkan
Kami bebas kami lepas
Kami punya hak kami
Kami mandiri
Kami akan berjalan sendiri
Kalian enyahlah dari tanah suci kami
Terimakasih pada kalian yang meninggalkan kebaikan
Tapi terkutuklah kalian yang hanya ingin menyengsarakan
Indonesia bersatu
Negeri seribu pulau
Negeri seribu adat
Negeri alam suci
Negeri lautan saphire
Negeri tanaman zamrud
Negeri yang satu walau berbeda
Indonesia merdeka
Terimakasih Yang Kuasa
Terimakasih atas semua keindahan ini
Terimakasih kami telah dibebaskan dari belenggu
Mulai sekarang jaga kemerdekaan ini
Jangan kotori dengan kemaksiatan
Hai pemuda pemudi Indonesia
Tegakkan badan kalian busungkan dada
Buatlah Ibu Pertiwi bangga akan kalian
Bersatulah dalam satu genggam tangan
Satu cita
Satu asa
Satu masa depan
INDONESIA JAYA
Selamat hari kemerdekaan
Selamat berjuang pemuda Indonesia
Dirgahayu Negeriku
Bersatulah Bangsaku
NKRI 70

Senin, 29 Desember 2014

Where your CHRISTMAS spirit boy ? *front of mirror*

Natal bagi saya adalah memaafkan, mengampuni, berbagi, dan memberi.

dua hari menjelang natal merupakan hari dimana saya dilahirkan di dunia ini, entah ekspektasi saya yang terlalu tinggi atau bagaimana saya sangat berharap waktu itu untuk ada sesuatu yang istimewa terjadi :' dihari selanjutnya memang sesuatu yang istimewa itu terjadi namun, seakan ada yang kurang dari semua itu.....

ya semakin ke sini saya merasa iri, saya merasa hello temen macem apa sih lo ? yang ulang tahun lo yang sibuk posting gue, giliran gue ga ada yang posting sedikit kecewa sih sumpah ga ada yang upload sama sekali, giliraan birthday yang lain aja buru-buru upload ga tau lagi deh gimana. namun, di sisi lain harusnya saya ga boleh seperti itu toh tanpa di upload pun moment saya yang sangat berharga itu membekas di hati kok :) saya senang mereka ingat saya sudah merasa sangat senang mereka ingat saya, walau ga ada apa-apa ga dikasih apa-apa yang jelas saya mau berbagi sama mereka suatu hari selanjutnya ....

SEMUANYA GAPAPA SAYA MAU BERBAGI SAMA KALIAN NANTI !!

Misa Malam Natal entah kenapa saya begitu ingin untuk duduk di deretan terdepan di dalam Gereja dari luar saya sudah marah-marah sama orang yang berusaha untuk mendorong saya menjauhkan saya dari pintu masuk Gereja, entah kenapa saat sudah di dalam saya egois sekali ga mau ngalah akhirnya saya dapet hikmah tuh saya mau duduk di tempat yang masih bisa ditempatin satu orang tapi saya diusir dari situ dan saya harus meminta maaf dan berterimakasih kepada beliau yang seperti itu karena itu menyadarkan saya aka makna Natal sesungguhnya ialah mengimani Kristus tanpa harus bermegah-megahan, bermewah-mewahan, yang penting di sini adalah hati kita untuk siap menyambut Kristus sendiri dalam kehidupan, Sang juruselamat saja Kristus Yesus dilahirkan di palungan di gua para gembala mengamankan ternak mereka dan bahkan ditolak pemilik penginapan betapa sederhananya Ia datang ke dunia ini, sedang saya menuntut kemewahan dan kemegahan dalam hidup. dimanapun dan kapanpun asal hati kita tertuju dan terpusat pada-Nya Ia tahu dan Ia datang di dalam hati kita, terima Dia dan berbagilah .............



Ini saatnnya saya untuk Berbagi dan Memberi bukan untuk menuntut bukan untuk menerima tapi untuk bisa TULUS /................................



Minggu, 21 Desember 2014

Joyeux Noël

Malam ini,
Bintang bertaburan di angkasa,
Lonceng berdentang,
Nyanyian kudus terdengar dari seluruh penjuru,
Lampu menghiasi setiap sudut kota,
Lilin-lilin menambah terangnya malam ini,
Tak kalah bintang timur semakin benderang,
Maria Perawan tak bernoda itu telah melahirkan Juru Selamat Dunia,
Mesias telah datang ke dunia ini,
Kehangatan terpancar di tengah dinginnya musim ini,
Malaikat turun ke dunia berdansa,
Bernyanyi memuliakan Nama Allah yang Agung,
Kau,
Dengarlah nyanyian malaikat-malaikat itu,
Nyalakan lilinmu,
Persiapkan hatimu,
Malam ini Malam Kudus,
Yesus Kristus telah lahir,
Sambutlah Dia,


Jumat, 03 Oktober 2014

BUDI MENUNTUT

keadilan sebenarnya saya sudah cukup mendapat keadilan dalam kehidupan saya saat ini, banyak yng pergi namun banyak juga yang datang, Tuhan menciptakan segala hal dengan baiknya di kehidupan saya, saya bangga akan kehidupan saya, sesulit apapun itu.

sekarang, saya sendiri mengalami suatu tindak kelancangan yang membuat saya merugi sebenarnya itu nominal yanng sangat sedikit ya sangat sedikit buat beli permen juga ga cukup nominal itu hilang dengan indah hanya dalam 2 hari dan bukan karena ulah saya, bukan karena ulah saya sendiri tapi ulah kelancangan orang lain.

dari kelancangan itu saya meras saya tidak diberi keadilan, mengapa saya tidak diberi hak untuk berbicara dan sekarang saya menggugat semuanya, ya saya menggugat nominal itu. nominal yang membuat saya merugi karena anda. saya yakin anda bisa memberikan saya nominal yang lebih dari itu tapi saya akan terus menuntut tanggung jawab anda sebagai orang yang telah lancang akan itu semua, saya juga mempunyai HAK atas HUKUM yang berlaku jadi pada intinya saya menggugat dan menuntut tanggung jwab atas kelancangan.

dan ini semua akan terus saya lakukan bahkan kepada orang terdekat saya sekalipun apabila saya mengalami ketidak benaran. ketidakbenaran harus dibasmi agar pada masa yanng akan datang ketidak benaran tidak akan berkuasa atas diri saya. walaupun sekarang ini yang saya lakukan menyimpang dari tradisi dan menyalahi kebenaran masa kini tapi ini semua demi masa depan.